Thursday, January 5, 2017

Doa dan Ucapan Selamat Untuk Kelahiran Bayi


Assalaamu 'alaikum, Sobat!

Apa kabar? Pertama-tama gue mo ngucapin selamat buat sobat kita Noorma & Abimanyu yang hari ini udah dianugerahin sebuah nyawa kecil dan mungil, yang pastinya bakalan nambah rasa syukur mereka ke Allah SWT. Dan juga semoga jadi berkah dalam keluaga mereka. Aamiin ...

Selamat, ya ...

Kita pasti sering bingung mau ngedoain gimana pas ngedenger ada temen, tetangga, sodara yang baru dapet bayi, kan? Gue juga, sih ... ditambah gue juga bingung kenapa gue belom juga dapet bayi kayak mereka. *emang kapan elo nikah? Maunya sih ngucapin doa tertentu, tapi gak tau ada enggaknya dalil syar’i dalam perkara ini. Seringnya ngasih ucapan umum aja,

"Selamat, ya ... barakallahu fiikum."

Buat elo yang bingung, nih gue kasih atsar dari salaf tentang gimana ucapan selamat pada mereka yang baru dianugerahi bayi oleh Allah ta’ala. Moga bisa ngebantu ...

Menyambut si Buah Hati

Di dalam buku Menyambut si Buah Hati yang ditulis oleh Salim Rasyid As-Sibli dan Muhammad Khalifah (terbitan Ash-Shaf Media, hlm. 30-31), penulis mengatakan,

Tidak terdapat satu hadits pun dari Rasulullah SAW tentang ucapan selamat, dan tidak ada sesuatu pun kecuali atsar yang diriwayatkan dari para tabi’in. Di antaranya: Dari Hasan Al-Bashri RA, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepadanya,

"Bagaimana cara saya mengucapkan ucapan selamat (atas kelahiran)?"

Beliau menjawab, "Ucapkanlah olehmu,

جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ

Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin.

Artinya :"Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam."

(Atsar ini hasan, dikeluarkan oleh Imam Thabrani).

Atsar Lain

Sebenernya masih ada atsar lain dari Ayyub As-Sikhtiyani, namun karena lafazhnya sama, ya udah pake atsar Hasan Al-Bashri aja. Buat ngeliat atsar tsb serta takhrij atsar yang lebih komplit bisa diliat di buku terjemahannya.

Trus, penulis juga berkata,

Atsar-atsar seperti ini jauh lebih baik daripada apa yang kami lihat berupa ucapan yang diada-adakan yang bisa digunakan pada hari ini. Dan tidak seorang pun di antara ahlul ilmi yang memperbolehkannya. Akan tetapi bersamaan dengan itu kami tidak melazimkan (membiasakan) memberi ucapan selamat seperti di atas, layaknya amalan itu disebutkan oleh sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak juga kami menjadikannya seperti dzikir-dzikir yang lain yang telah pasti di dalam as-sunnah. Maka barangsiapa yang mengucapkannya pada suatu kali, tidak mengapa. Adapun yang tidak mengucapkannya maka tidak ada ruginya."

Dari Al-Adzkar

Selain dari ucapan tersebut, ada ucapan lainnya yang shahih,

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ

"Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya ... "

Jawabannya:

"Baarokallohu laka wa baaroka 'alaika wa jazaakallohu khoiron wa rozaqokallohu mitslahu aw ajzalallohu tsawaabak ...

Semoga Allah juga memberkahimu dan melimpahkan kebahagiaan untukmu. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan, mengaruniakan kepadamu sepertinya dan melipat gandakan pahalamu."

[Al-Adzkar, karya An-Nawawi, hal. 349, dan Shahih Al-Adzkar lin Nawawi, oleh Salim Al-Hilali 2/713]

Akhirnya ...

Kurang lebih begitu, Sob sedikit sharing dari gue. Emang gak disunnahkan , tapi apa sih yang lebih keren daripada doa seorang muslim kepada sodara sesama muslim? Kalo bisa saling mendoakan, kenapa enggak? So, moga bermanfaat, ya ....

Happy Blogging 'n Keep On Fire!

Wassalaam ...



8 comments:

  1. yaudaaah... saya tanya bolak-balik:
    "bayinya kok lucu yaaa... mirip bapak apa emaknya?
    "umur berapa bulan nih bayinya?"
    "menu tim nya apa nih?"
    "berat badan si bayi berapa?"
    "nama dedek bayinya siapa?"

    semoga dengan pertanyaan seperti itu, kang eksak segera punya bayi. cari bini dulu kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ... makasih ea, Ocha :))

      Delete
  2. Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atas Abi dan Umminya dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

    Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ... makasih doanya, Bu. :)))

      Delete
  3. kirain anak kamuh om.
    baru ja mo bilang barakallahu fii kum. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. So, gak jadi bilang, dong ... :D

      Delete