Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Ceramah Nona Bertanduk

Gambar
* * *Prompt #120 Monday Flash Fiction
by eksak
* * *Rampak kentongan mulai terdengar dari kejauhan. Tanda waktu sahur telah tiba. Syaraf tubuh bagian bawahku masih enggan mematuhi perintah otak. Rasa dingin menjalar ke seluruh tubuh. Sekuat tenaga kuangkat kepalaku. Bah, tak tersisa kelenjar otot yang sepakat dengan kehendak ini. Syukurlah kedua bola mataku masih berfungsi. Kupaksa mereka berputar ke depan. Pemandangan yang sama sejak malam tadi. Botol-botol bernyawa meregang di atas meja. Gelas-gelas terlentang, entah ke mana isinya. Para teman juga masih terkapar. Parasnya tersenyum kesakitan, seperti menertawakan ajal. Sekejap seperti ada yang menepuk bahuku. Lembut,selembut tepukan Abah yang mengajakku salat tarawih malam tadi. "Ayo taraweh, Le ... " ajaknya.Tapi aku hanya bergumam mengiyakan. Kucoba menoleh —aku tak tahu mengapa terasa mudah, padahal tadi sama sekali aku tak bisa menggerakkan kepala. Ternyata sang Nona bertanduk sudah ada di belakangku. "Kau tahu me…

Gendut, Aku Jatuh Cinta!

Gambar
"Biarpun kamu gendut, tapi tetep muat kok masuk di hatiku ... "

"Ohouais — Oh, ya?"

Pertama kali aku menemuimu di Champ de Mars, kawasan hijau nan luas di sebelah tenggara menara Eiffel. Tak payah, karena ukuran tubuhmu yang mencolok di antara lalu-lalang para pejalan kaki . Berawal dari sebuah telepon salah sambung yang kuterima beberapa bulan yang lalu. Suara khas manjamu membawaku pada bayangan sosok gadis yang cantik dan seksi. Tapi ternyata aku salah. Obrolan via telepon pun berlanjut pada sebuah pertemuan yang sudah direncanakan. Dan ... ya, ternyata aku salah.

Mungkin aku tak jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi pemikiran brilianmu dalam setiap obrolan yang kita lakukan telah membuatku mencintaimu sebelum bertemu. Tak peduli kata orang-orang yang menyebut kita bak angka sepuluh. Setiap manusia berhak untuk mencinta dan dicintai, bukan? Sedangkan cinta bagiku tak pernah memandang fisik seseorang, walaupun pada awalnya memang iya. Dan bagiku, kau begitu s…