Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Relativitas Arti Cinta

Gambar
Assalaamu 'alaikum, Sobat! Apa kabar? Kali ini mari kita bercinta dengan kata CINTA. Sebelum kita mencintai cinta, kita musti kenal dulu apa itu cinta. Cinta adalah sebuah kata yang klop aja dipasangin ama kata apapun. Dan biasanya frase bentukan dari kata cinta itu langsung terkenal dan jadi trending topic. Misal, kayak ustadz di tipi yang sok tau tentang cinta, kemudian dia disebut Ustadz Cinta. Atau buat elo yang lagi pengen balikan ama mantan ampe ngemis-ngemis, bisa dibilang elo adalah Pengemis Cinta. Ada juga blogger yang ngomongin cinta, itu gue! Eh, gak gak *ngomong aja kalo pengen diskip. Belom lagi ada Peramal Cinta, Ada Apa Dengan Cinta, Cinta Monyet, Cinta Brontosaurus, Sepatu Cinta, Sandal Cinta, padahal belom tentu juga itu semua punyanya Cinta Laura atau Cinta Kuya.

Cinta itu relatif. Tergantung dari siapa yang berpendapat dan orang yang mengalami serta merasakannya. Bahkan teori relativitas waktu ala Einstein pun berkenaan ama cinta. Einstein bilang, "kalo el…

Maghvira & Bintang Jatuh

Gambar
sumber

"Ketika melihat bintang jatuh, aku hanya ingin Tuhan memberi kelancaran atas apa yang aku rintis. Sebuah kedai kopi kecil bertema astrologi yang dindingnya penuh dengan foto-foto hasil jepretan kamera teleskopku. Ada foto gerhana bulan, komet berekor, cincin saturnus, venus sabit, planet merah, aurora borealis, rasi bintang aries dan benda-benda angkasa lainnya di galaksi bima sakti."

Tersenyum. Paling tidak hanya itu yang mampu kau lakukan saat mendengar suatu impian terucap dari seseorang di dekatmu. Begitupun aku. Pasti dia akan mengira bahwa aku turut mengamini keinginannya itu. Walaupun mustahil, apalagi jika dibalut dengan mitologi kuno semacam make a wish kala bintang jatuh dan sebagainya.

"Fa ... "

"Iya, Vir."

Kuputar kepalaku sembilan puluh derajat. Memandangi Maghvira yang terlentang di sampingku. Sementara matanya masih melempar pandang ke hamparan bintang yang terasa begitu dekat.

"Bagaimana kalau semua orang yang sudah tak ada di …

Nomor Acak

Gambar
"Haloo ... "

"Halo! Ini siapa, ya?"

"Eksak,"

"Eksak siapa?"

"Ah, masa lupa? Aku temennya temen kamu."

"Temenku yang mana? Trus dapet nomer hapeku dari mana?"

"Ngacak!"

***



Akhirnya aku tahu namanya. Dian Nur Hayati. Nama yang cantik bukan? Pasti orangnya juga cantik. Suaranya merdu dan enak diajak mengobrol. Itulah keisenganku saat awal-awal mempunyai hape. Nokia 1100i. Hape seken yang kuperoleh dari hasil menyisihkan uang jajan. Tiada hari tanpa hape. Tiada waktu luang tanpa mengacak nomor hape. Mendengar suara-suara baru di luar sana dan hanya menerima cewek.

Di lain hari, aku kembali berhasil mendapatkan nomor hape baru dengan ilmu acakku.

"Halo ... " sapaku.

"Haloo!" jawab suara bas di sana.

TUT ... TUT ... TUT ...

Sial, cowok! Langsung saja kututup panggilan itu. Siapa yang sudi beramah-tamah dengan sesama pejantan? Ngacak lagi.

Di masa-masa itulah aku juga mulai mengenal istilah kopdar ata…

The Unborn

Gambar
Aku bersama Nadia. Sementara ayah dan ibu berada tak jauh dari kami. Tetapi kami tak melihat keduanya. Kami hanya mendengar suara-suara mereka saling berteriak. Lalu suara itu menghilang. Tak terdengar lagi.

ZINGGG!

Empat buah partisi hologram muncul di sekeliling kami. Dengan control chip yang tertanam di pergelangan tanganku, aku bisa menghadirkan laboratoriumku dimana dan kapanpun aku mau.

"Nad! Sepertinya aku memang harus mencoba mesin ini,"

"Apakah kamu yakin, Ron?"

"Mungkin saja terjadi sesuatu yang salah di masa lalu."

"Ah, mungkin itu hanya perasaanmu saja, Ron! Bisa saja karena cadangan air di muka bumi yang semakin menipis berpotensi menyebabkan dehidrasi yang berakibat emosi makhluk hidup tak terkendali."

"Bisa jadi begitu ... "

"Kalau begitu aku rela dinon-aktifkan, kok! Walaupun bahan bakarku cuma air, tapi kalau air itu lebih dibutuhkan manusia, aku ra popo ... "

"Gak, Nad! Kamu sudah kami anggap jadi bagi…

Wahyu VS Realita

Gambar
Assalaamu 'alaikum, Sobat!Marhaban ahlan wa sahlan! Kaifa khaluk? Gak terasa udah hampir sebulan gue ada di kampung. Tapi ternyata itu gak cukup buat gue untuk kembali ngelakuin beberapa hal positif. Sebelumnya waktu lagi di luar kota, banyak excuse ampe gue ninggalin beberapa aktifitas kayak one day one juz, telaah kitab kuning, posting rutin, blogwalking dll. Alasan jadul kayak gak ada waktu, capek, males dkk ternyata masih ngejangkitin gue walopun udah hampir sebulan gue di kampung yang notabene gue punya banyak waktu nganggur. Dan sekarang di hadapan gue ada monitor, tumpukan kitab kuning usang dan sebuah Qur'an yang cover-nya berdebu. Lama banget gue gak nyentuh mereka. Ngerasa ada yang kurang, ada yang hilang dan ngerasa berdosa.
Berkecimpung di dunia kerja bikin gue larut dalam realitas kehidupan dan semakin jauh dari wahyu (Qur'an). Kadang gue mikir apakah wahyu masih berkompeten dan relevan buat realitas di jaman ini? Ataukah otak gue yang udah dicuci ama modern…

Goes To Brazil

Gambar
Assalaamu 'alaikum, Sobat!How do you say 'how are you' or 'apa kabar' in Brazilian Portuguese? 'tudo bom?', 'como vai?' atau 'como está você?'. Itu yang dari kemaren jadi pertanyaan geje di kepala gue. Bukan karna Brazil jadi tuan rumah FIFA World Cup 2014 tapi karna gue baru tau kalo bahasa nasional Brazil adalah bahasa Portugis. Hehe, gak lucu ya? Jadi kronologi ceritanya kayak gini:



Awalnya gue pengen bikin post tentang World Cup Brazil. Trus gue pengen nyapa elo pake bahasa Brazil, ya sekedar kalimat 'apa kabar' gitu dech ... Gue kira bahasa nasional Brazil tuh Brazilian (sotoy), trus pas gue dropdown di pilihan bahasa, ternyata gak ada. Jangankan Brazilian, kata-kata Brazil-nya aja kagak ada! Akhirnya gue menggugling buta, "apa sih bahasa nasional Brazil?" ya hasilnya itu, itu yang di paragraf atas! Ternyata Willian, David Luiz, Ramires dan Oscar (pemain timnas yang sekarang lagi maen di Chelsea) pake bahasa Portugis a…

Tribute To Winda

Gambar
Assalaamu 'alaikum, Sobat! Pastinya kita semua setuju bahwa salah satu hal paling ngebosenin di muka bumi ini adalah 'menunggu'. Tapi buat gue, 'menunggu' adanya momentum buat mulai nulis lagi adalah sesuatu yang paling ekstrim. Pada fase 'menunggu' yang satu ini rasanya tuh gak karuan banget. Ketika puluhan ide muncul secara bersamaan dan berebutan buat ditulis lebih dulu, kemudian hilang satu persatu karna gak buru-buru ditulisin. Ketika ratusan materi bertabrakan di dalam kepala, berebutan keluar dari kepala kemudian buyar karna momentum yang ditunggu gak dateng-dateng. Atau ketika ribuan kata bertumbukan satu sama lain kemudian pecah berkeping-keping karna gak cepet-cepet disusun sebagai kalimat dalam sebuah tulisan.
Kebayang gak sih kayak lagunya Cranberries: in your head, in your head, they are fighting, ketika puluhan, ratusan bahkan ribuan itu berperang di kepala elo ampe akhirnya elo malah gak bisa mikir apa-apa? Kadang gue berasa kayak zombie yang …