Sunday, September 15, 2013

Bahasa Singlet VS Vickybulary



Assalaamu 'alaikum, pemirsa! Masih bersama saya, Eksak Rose. Kita kembali mengangkat kisah-kisah para selebriti atau yang tiba-tiba dan ujug-ujug jadi selebriti. Serta hal-hal yang dianggap tabu, menjadi layak dan patut untuk diperbincangkan. Semua akan kita kupas secara tajam, setajam ... Golok SINGLET!

Vicky?
Siapa Vicky? Kenapa posting tentang Vicky? Seberapa pentingkah dia, sehingga kisah hidupnya patut diangkat ke sebuah artikel di blog fenomenal Eksak Rose? Apakah dia bapaknya Vicky Nitinegoro atau kakeknya Vicky Shu?

Kemudian setelah berkonsultasi dengan penasehat kekepoan saya, Mbah Gugel, ternyata Vicky yang satu ini adalah Vicky Prasetyo alias Hendrianto bin Hermanto yang kemarin sempat bertunangan dengan Zaskia Gotik (Goyang Itik) alias Syurkianih namun ternyata kandas di tengah perempatan lampu merah karena remnya tidak dapat dikendalikan.

Dan baru-baru ini, si Vicky ini mendadak terkenal karena kosakata lebaynya ketika diwawancarai oleh stasiun televisi tetangga saya. Kemudian bagaimana saya tidak berang-berang, karena sebagai pencetus kosakata lebay, saya merasa bahwa si Vicky ini menjatuhkan pasaran saya?

Coba Anda perhatikan susunan kosakata di bawah ini! Dan bandingkan kelebayan antara Bahasa Singlet dan Vickybulary!

Selingkuh


Bahasa Singlet: Goncangan kesetiaan cinta ini kandas sudah.
Vickybulary: Konspirasi kesetiaan cinta.

Galau

Bahasa Singlet: Lara merundung menyesakkan dada, sungguh hanya kekasih pelipurnya.
Vickybulary: Kudeta hati dalam instabilitas.

Cantik

Bahasa Singlet: Raga indah nan elok bak batu permata Cleopatra.
Vickybulary: harmonisasi indahnya visualisasi bak wajah Zaskia.

Kebelet BAB

Bahasa Singlet: Desakan jiwa dan nurani menyemburatkan rona tertahan ingin bebas tapi tak berdaya di hadapan yang tercinta.
Vickybulary: mobilisasi eksternal residu makanan yang statusisasinya sudah di ambang liang.

Alay

Bahasa Singlet: remaja-remaja labil yang menggelinjang di depan panggung.
Vickybulary: Labilisasi kepribadian.

Kentut

Bahasa Singlet: Sekelebat aroma nirwana yang memapas jiwa dan raga.
Vickybulary: Oksidasi tersembunyi in my back.

Selesai BAB

Bahasa Singlet: Setelah bergeming dengan deru asa hingga bersimpah peluh akhirnya tergores senyum di wajah.
Vickybulary: Interpretasi kelegaan in my face.

Mohon maaf, Pemirsa! Ternyata tidak semua kosakata dapat saya tayangkan di sini, karena creative crew sudah melambai-lambai ke arah saya. Mungkin mereka tidak kuat karena banyak penampakan di sekitar mereka. Untuk itu mari kita nikmati saja transkrip wawancara eksklusif antara Tetangga Saya (TS) dan Vicky Prasetyo (VP) beberapa waktu yang lalu.

TS: "Saudara Vicky, usia Anda berapa?
VP: "Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan apresiasi, karena basicly aku senang musik, walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya."

TS: Wah! Anda menjawabnya terlalu intelek. Wong, tadi saya cuma bertanya umur, kok ... "
VP: "Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan."

TS: (mumet) "Terus kenapa Anda kok tega-teganya melamar Zaskia?
VP: "Dengan adanya hubungan ini, bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident. Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga … "

TS: (tambah mumet, mukul-mukulin microphone ke kepala)
VP: "Hei, Anda kenapa? Labil ekonomi, ya? Eh, udah ya, Ibu saya udah mengkomunikasi, katanya kalau pulang jangan lupa bawa ketoprak dan mie ayam. Saya heran kenapa ibu saya tidak menyukai bakso?"

TS: (pingsan, digotong crew)

Oke, pemirsa! Seperti itulah gaya intelek seorang Vicky. Pesan dari saya hanya perhatikan tontonan keluarga Anda di rumah, jangan sampai anak-anak Anda yang harusnya beranjak gede malah beranjak lebay.

Sampai jumpa!
Wassalaam ... :-)

*dari berbagai sumber.


29 comments:

  1. Replies
    1. terus terang, aku gak ngikuti blas Kang. Soale aku gak patio seneng wong lebay. Dadi remote langsung tak pencet ganti canel. Marai terjadi disharmonisiasi wae hahaha...

      Delete
    2. Solar bersubsidi, Bleh!

      Po aku seneng? Yo ora, kok! Mung pengen ngucap ae ... Sopo ngerti melok disenengisasi karo Zaskia Pitik! Bhahaha

      Delete
  2. Vicky lagi.. vicky lagi.. vicky lagi nongol di tipi... *nyanyi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nongolisasi di telepisi! Hehe ..

      Delete
  3. Hahaha... bener banger... nanya umur, jawabnya ribet amat... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh! Ampe yg nginterview semaput! Bhahaha

      Delete
  4. Hahahaha... ngakak guling2.
    Aku heran, kok bisa ya, mengerti bahasa vicky, sampe ada vickybulary segala qiqiqi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaelah! Udah dimandi'in malah gulang-guling? Ayo bangun, bangun! Hohoho..

      Delete
  5. TA (Tetangga Anda)16/9/13 23:02

    omigooot.... *nyawang mi sing kecemplung got...* ra nyambung yo wis... mulesisasi soale... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nek mulesisasi ndang ndodokisasi, Bu! Aja kesuwen! :-D

      Delete
  6. TA (Tetangga Anda)16/9/13 23:02

    omigooot.... *nyawang mi sing kecemplung got...* ra nyambung yo wis... mulesisasi soale... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nek mulesisasi ndang ndodokisasi, Bu! Aja kesuwen! :-D

      Delete
  7. wwkwkwkwkwk, #lempat konspirasi kemakmuran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum makmur, masih labil! Bhahaha

      Delete
  8. bahasa alay aja kyknya sy gak lulus2, udah ada bahasa baru lagi :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahasa alay ada kampusnya to, Chi? Gue juga pengen lulus! Hehe..

      Delete
  9. hahahaaa , saya sampai terbahak - bahak melihat haromonisasi kata - kata nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ou gitu ea? Berarti situasi kondisi hati elo berbunga-bunga dan berdeposito! ^_^

      Delete
  10. hahhaha, ga mau ketinggalan yah membahas topic yang sedang hangat dimasyarakat.
    Vickinisasi
    :P

    Keep writing bro!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, gue kan masih labil, makanya suka ikut-ikutan ... Asal gak ikut nyebur sumur ajah! Bhahaha

      Delete
  11. Munculnya vickinisasi adalah simbol dari kemalasan penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar dan kemalasan dalam mencari makna kata. Jadinya banyak kata2 serapan yang dipakai tidak pada tempatnya dan kesannya aneh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bgt, Sob!

      Awalnya sekilas mungkin kedengeran keren dan unik, tapi kalo dicermati lebih seksama, gaya bahasa kayak ini lambat laun bakal jadi kebiasaan buruk yang antiklimaksnya justru "mengkudeta" kaidah bahasa yang baku.

      Barangkali ini yang disebut gejala kontaminasi bahasa, ea? Hehe ..

      Delete
  12. Replies
    1. Iya ... Hehe, musim yg aneh! :-)

      Delete
  13. Saya kirain pakai nama eksak rose itu sampiyan ngefans sama axl rose gitu pak, ternyata yg dimaksud itu fenny rose ya?

    eh senam fenny rose yg di tivi mana pak?

    mohon infonya ya pak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe, suka senamnya juga ea? sama, duong! bahahaa.. :D

      Delete
  14. versus lg, mending yang beginian di-duet-in
    nice post bro, salam kenal yak? XDD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, entar zaskia goyang gorila juga mau duet ama gue! Hehe, lam kenal juga ya, Sob! ^_^

      Delete