Wednesday, November 4, 2009

Cinta Yang Hampir Tak Terekam

Pada siapa semestinya ku berikan cinta dan hormatku, setelah Allah dan Rasulullah? Rasulullah SAW bersabda: Datanglah pada Ibumu! Siapa lagi? Ibumu! Siapa lagi? Ibumu! Siapa lagi? Bapakmu!
Karna dia yang menjagamu, membersihkanmu, dan memakaikanmu baju. Dia slalu ada buat kamu. Saat kamu sakit, dia terjaga sepanjang malam. Dia yang memegangmu erat, nggak ada yang lain.

Karna dia yang mendengarkanmu sebelum kamu bisa bicara, dia yang menuntunmu sebelum kamu bisa berjalan dan saat kamu jatuh, dia yang membangunkanmu, kemudian membersihkan lukamu.

Karna dia yang memelukmu, membelikanmu baju baru, menata rambutmu, membelai hidungmu, dan saat kamu nangis, dia yang menyeka airmatamu. Dia yang paling tau ketakutanmu. Dia yang menyakinkanmu, bahwa kamu bisaa..! Dia yang nggak pernah bilang "jangan!" kecuali apa yang bapakmu nggak suka.
"Bapakmu suka ini....Bapakmu nggak suka itu..!"
Dan tempat cemburu terbesarmu, saat dia sayang pada orang selain dirimu.

Maha suci Allah yang telah memberikan Ibu untuk kita semua!

Jutaan kenangan tak terekam tentang ibuku. Milyaran kebaikan tak terbalas dari ibuku. Tapi saat aku masih begitu membutuhkanmu, kita harus berjauhan. Tentu saja aku yang merasa jauh atau memang sengaja menjauh. Tentu saja tak semestinya kutumpahkan kesalahan ini padamu ibumu. Tentu saja aku yang berdosa, anak durhaka ini.


No comments:

Post a Comment